Ibu Rela Merubah Penampilannya Demi Anak Perempuannya Untuk Dance

Amy Perteson yang berusia 38 tahun, adalah seorang ibu yang telah membesarkan putrinya yang bernama Gracie. Saat ini umur anaknya berusia 6 tahun, sang ibu tidak ingin melihat anaknya seorang diri untuk datang ke sebuah acara dance.

Sekolah Gracie, Georgia Locust Grove Elemntary telah mengadakan sebuah acara pesta dansa. Dimana dalam acara itu harus diikuti anak perempuannya dan juga ayah. Anaknya ingin sekali datang ke acara yang diadakan oleh sekolahnya, maka dari itu ibunya merubah penampilannya seperti seorang pria.

Yang mana anak tersebut, tidak sudah ditinggal ayahnya dari dirinya kecil akibat kecelakaan. Dengan hal tersebut, sang ibu ingin melihat anaknya bisa tampil di acara itu untuk membahagiakan anaknya.

amy peterson - gracie
amy peterson dan gracie

Ungkapan Sang Ibu Untuk Anaknya Untuk Ikut Serta di Acara Dance

“Saat undangan acara itu berada di rumah, Gracie mengajak saya untuk datang ke acara tersebut,” ujar Peterson.

“Saya pun berkata ‘iya’, dalam ajakan tersebut. Lalu saya mengisi formulir dan membayarkan dengan sejumlah uang untuk sekolah dalam persayaratan.”

“Selama empat minggu menunggu dan akhirnya acara itu akan diselenggarakan di sekolah.”

“Saya dan Gracie datang ke acara tersebut, seperti yang sudah dijadwalkan, saya harus berpenampilan layaknya seorang pria yang sedang menemani Gracie,” tambahnya.

Demi anak kesayangannya, Peterson rela memakai kostum seorang pria untuk datang ke acara dance agar anaknya terlihat bahagia. Yang pada sebelumnya Peterson harus belajar dance terlebih dahulu seperti gaya dance jaman sekarang.

Ibunya pun harus kursus dance di daerah serpong, kota Tangerang Selatan. Dimana tempat kursus dance yang bernama Sampurna Dancer merupakan tempat kursus yang terkenal mempelajari dance dengan cepat. Meski sang ibu kesahariannya sangat sibuk, namun demi kebahagian anaknya dia pun merelakan waktunya untuk berlatih dance.

Peserta yang kursus dance di Sampurna Dancer itu pun sudah mencapai 300 orang, untuk belajar dance, mengembangkan dance dan memperdalam dance. Yang mana sudah banyak penghargaan yang telah mereka raih di tiap kompetisi dance.

Atlet Dance Meminta Jadwal Latihan di Tambah

atlet dance
atlet dance yang sedang berlatih

Pengurus Ikatan Dancesport Indonesia yang berada di BSD, terus menerus memberikan latihan kepada atlet mereka yang ingin mengikuti kompetisi kompetisi dance yang didadakan di Jakarta.

Dimana kompetisi yang diadakan pada tanggal 21-22 April 2017 nanti, sejumlah atlet meminta kepada pembimbingnya untuk diberikan latihan tambahan. Pada sebelumnya hanya 7 atlet yang akan di ikut sertakan, namun bertambah menjadi 11 atlet yang berusia 5 sampai 6 tahun yang giat berlatih dance.

Ketua Ikatan Dancer Indonesia, Taufan Adi telah mengatakan, usai mereka mengikuti coaching clinic, atlet semakin bersemangat untuk berlatih. Dan meminta latihan menjadi tiga kali dalam seminggu. Yang mana memiliki masalah, yaitu faktor tempat latihan yang kurang memadai.

Dengan adanya hal tersebut, para atlet dance pun harus berlatih di tempat seadanya. “Saya sangat senang makin banyak yang minat. Bertambah lima anak yang ikut berlatih,” ucap Taufan Adi yang dipanggil akrabnya Topan.

Dalam meningkatan kemampuan yang dimiliki atletnya, Taufan akan mendatangkan pelatih dance yang berasal dari Tangerang Selatan pada bulan Mei nanti. Yang mana, dia telah merencanakan jadwal latihannya, akan memanggil tiga kali dalam sebelum. Dan untuk latihan, pelatih dapat melihat selama seminggu perkembangannya para atlet.

“Saya begitu yakin atlet akan lebih serius dan memiliki komitmen di dance. Dengan itu kami ingin menambah gerakan dance yang bisa divariasikannya,” ucap Taufan Adi.