Cara Belajar Matematika Dengan Riang

Makin banyak para pelajar yang rendahnya minat dalam belajar matematika mendorong Taufan Adi, yang berusia 25 tahun menciptakan sebuah metode pembelajaran baru. Yang mana dia menggabungkan literatur konvensial dan teknologi digital ke dalam sebuah buku elektronik, dilengkapi dengan video ilustrasi.

Taufan Adi yang berkuliah di Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia atau yang disingkat PGRI. Mahasiswa yang masih semester tujuh, mengambil jurusan matematika. Dengan aplikasi yang dibuatnya, dia mampu meraih peringkat ketiga dalam kompetisi buku elektronik se-Asia Tenggara.

Dimana kompetisi yang diselenggarakan di South East Asian Minister of Education Regional Open Learning Center, yang disingkat SEAMOLEC di Februari Lalu.

belajar matematika
tidak ada pelajaran matematika yang sulit jika serius

Pernyataan Taufan Mengenai Belajar Matematika

“Saya melihat bahwa pelajaran matematika, tidak diajarkan dengan metode yang riang. Yang membuatnya terlihat sulit dan abstrak, maka dari itu dibutuhkan cara belajar dengan santai untuk merubah anggapan tersebut,” ucap Taufan.

Dimana mahasiswa itu, telah membuat buku eletronik yang berjudul Pemahaman Inti Dasar (Pintar). Sengaja khusus dibuat buku itu untuk edisi membangun ruang sisi bagi siswa pelajar kelas IX SMP. Yang dapat diunduh di ponsel ataupun komputer.

Taufan yang berawal dari mempelajari seluk beluk media dalam pembelajaran berbasis digital pada awal 2016 lalu. Meski dirinya mengambil studi pendidikan matematika, dia juga mempelajari mata kuliah tentang Teknologi Informatika (TI).

Dimana buku pertama kalinya di buat mengenai geometrik transformasik mengenai rotasi dan refleksi untuk tampilan di sebuah ponsel. Taufan yang memiliki semangat belajar mengajak anak-anak yang ingin belajar matematika.

Dengan membuka jasa, tempat kursus matematika, agar anak-anak gemar belajar matematika di sekolah ataupun di rumah. Taufan pun sempat magang menjadi guru di salah satu sekolah di Tangerang Selatan, meski hanya tiga minggu.

Dan dia pun sadar, bahwa nilai matematika yang didapat oleh para siswa mayoritas di bawah standar sekolah. Yang mana kebanyakan siswa mengeluh kepadanya, bahwa pelajaran matematika begitu sulit, tidak realistis dan membosankan.

Saat ini tingkat siswa yang malas untuk belajar matematika semakin bertambah banyak, ketika materi belajar semakin kompleks. Tidak hanya sekedar algoritma sederhana seperti penambahan, pengurangan, pembagian dan perkalian.

Dia pun langsung memutar otak untuk mencari jalan keluar permasalahan tersebut, karena dia calon guru. “Pertama-tama saya harus dapat, siswa yang senang menonton daripada mendengakan. Dengan hal itu, saya bisa memberikan video ilustrasi dari kehidupan sehari-hari,” Ucapnya.

Belajar-Matematika
di dalam kelas tempat kursus

Tempat Kursus Matematika Terbaik di BSD

Jika anak anda yang masih sekolah merasa kesulitan dalam hal pelajaran matematika, dapat mendaftarkan diri di Compaq Learning yang berada di BSD. Dimana tempat kursus matematika itu merupakan terbaik di kota Tangerang Selatan.

Dimana tempat kursus Compaq Learning memiliki guru-guru yang handal dalam bidang matematika dan memiliki metode yang dapat masuk kedalam nalar siswa dalam pelajaran ini. Dengan itu mereka dapat memahami materi-materi matematika, yang akan membuat nilai mereka tidak dibawah standar sekolah lagi.

Dengan itu para orang tua merasa tenang, bahwa anaknya semakin menyenangi pelajaran matematika. Yang pada sebelumnya di anggap sangat sulit, yang sebenarnya belajar matematika itu sangat menyenangkan. Di tempat kursus itu pun menggunakan cara metedo pembelajaran yang sangat menyenangkan, pastinya tidak akan membosankan.

Maka dari itu, anda sebagai orang tua atau anak anda menyukai matematika segera daftarkan, karena akan mendapatkan paket khusus yang akan diberikan dari pihak Compaq Learning.